8.9.17

Wajah Baru Kawah Ijen


Terakhir ke Kawah Ijen sekitar tahun 2013 dan lucky me bisa kembali ke salah satu aset Indonesia lewat blue fire nya ini di awal tahun 2017! Baiknya trekking menuju kawah dengan ketinggian 2799 mdpl ini dinihari sekitar pukul 01.00-02.00 untuk bisa lihat api birunya, tapi waktu itu saya mulai trekking sekitar setengah empat-an jadi gadapet deh hehe.



Saya cukup dibuat kaget sama beberapa perubahan seperti mahalnya tiket masuk kawah ijen (waktu itu ditarik sekitar 25.000 padahal di internet gasampe 10.000!) serta banyaknya gerobak yang lalu lalang untuk mengangkut belerang bahkan wisatawan. Urusan gerobak ini saya bener-bener kaget soalnya sekarang wisatawan yang emang males jalan bisa didorong gerobak penambang dengan merogoh kocek cukup mahal, sekitar lima ratus ribu sampai satu juta rupiah. Gerobak-gerobak ini cukup laris, kebanyakan para lansia dan anak gaul dengan style ootd yang menggunakan jasanya. Atau jangan-jangan saya aja yang kudet?

The gerobaks
Tapi menurut saya pribadi memang gerobak ini sangat memudahkan serta menambah penghasilan para penambang. Satu kilogram belerang hanya dihargai seribu rupiah jadi penambang lebih banyak mendapat penghasilan dari "mendorong" wisatawan baik naik maupun turun kawah, biasanya satu gerobak didorong oleh dua penambang.

Panorama Kawah Ijen masih tetep cakep kaya dulu, mungkin yang bikin beda ya lebih ramai karena akses lebih mudah  dengan gerobak. Dulu kan kalo emang ga kuat ya ga bakal sampai di tempat ini karena harus trekking cukup panjang dan nanjak. Menuju kawah sebelah bawah juga tetap dihiasi para penambang naik turun dengan memikul belerang.

Semangat mas !
Detail belerang


Sebenernya yang sangat dirindukan adalah tebing-tebing putih kawah yang emang jarang dijumpai di negri kita, ala-ala salju gitu haha. Eh iya sekarang ada masker untuk terhindar dari asep belerang yang bikin sesak nafas, jaman saya dulu pake masker biasa yang dijual di supermarket dan blm difasilitasi seperti sekarang. Meskipun  ga dapet bluefire tapi tetep senang!



cantik!
FYI saya kesana berdua ajah sama Niyya salah satu teman sekelas di kuliahan, waktu foto-foto dikawah ketemu mas-mas dari Surabaya yang berbaik hati motoin kita waktu lagi kesusahan selfie berdua. Tapi mas-mas ini sedikit misteri, karena sampai sekarang kita ga ngerti siapa namanya bahkan seperti apa wajahnya :(


Senang bisa bertemu lagi, Kawah Ijen!

hehe

Wawa Yasaruna's

No comments:

Post a Comment