26.5.14

Banyuwangi (Teluk Hijau & Pulau Merah)

Mungkin hari kedua kita di Banyuwangi ini lebih berwarna, dan kita berharap ga se zonk hari pertama. Hari itu kita menghijau dan memerah, tujuan pertama kita ke Taman Nasional Meru Betiri buat bis ake Teluk Hijau nya.
Dari pintu masuk Meru Betiri cuman 1 km kalau mau ke tempat parkir Teluk Hijau, setelah itu kita trekking 3km an lah ke bawah. Kalau lagi musim kering kita bisa liat mekarnya Raflesia Arnoldi, tapi waktu itu lagi musim hujan jadinya si Raflesia membusuk.
Welcome gan :''

Sebelum kita pecah ke Teluk hijau nya kita bakal nemuin yang namanya Pantai Batu, batunya gede-gede gan t(-_-t)


Pantai Batuuuu



Setelah jalan cukup lama akhirnya kita tiba di Green Bay, tepat waktu sang batara surya diatas ubun-ubun kita a.k.a panas badai

backpacker's motto yes



ijo kan ~~



was here
Setela puas foto-foto dan enjoying dat wonderfull place, kita langsung trekking balik dan segera menuju Pulau Merah.Kita emang sengaja kesana sore sekalian mau jadi senja hunter . Waktu itu suasananya pas banget, ga begitu rame ga hujan dan ga terik, angin nya juga gak kenceng-kenceng amat, dan langitnya lagu bagus-bagusnya. It was a perfect sunset :)






Asal kita ikhlas ngejalanin apa yang kita suka, bahagia bakal dateng dengan sendirinya kok, karena bahagia tiap-tiap individu itu berbeda :)

hehe.

Wawa Yasaruna's

25.5.14

Banyuwangi (Gerajakan & alas Purwo)

Setiap liburan bakal garing tanpa liburan, maksudnya, setiap liburan bakal garing kalo kita cuma diem diruma liat tipi-makan-beol-mandi(kalo inget)-tidur-liat tipi lagi dan selanjutnya. Liburan ke Banyuwangi kali ini saya sama 3 teman abnormal saya, ada Penceng Yoko dan Riski.
Kita berempat naik motor ke Banyuwangi, berangkat sore jam 4 an sampai dirumah neneknya Yoko dinihari sekitar jam 2. Ternyata jauh juga gan kalo naik motor t(-_-t). 

Nah keesokan harinya kita langsung cus berangkat, tapi gatau berangkat kemana karena kita ga bikin rundown. Kita cuman lihat penunjuk arah yang ada disekitar kita dan akhirnya destinasi pertama kita adalah pantai gerajakan.

Sebelum ke pantainya ada semacam muara gitu dan aliran sungai kecil, di Gerajakan nya sendiri banyak baetu-batu besar dan ombaknya lumayan nge-splash in batu nya.



yang ini Yoko, dia gamau di ekspose kegantengannya 

yang ini Nadine Candrawinata dan para kera sakti
Setelah puas main-main di Pantai Gerajakan kita cus ke Alas Purwo buat ke G-land. Di Alas Purwo sendiri banyak destinasi yang bisa kita kunjungin, pertamanya kita milih ke tempat konservasi penyu ya. Ternyata............


ZONK. sepi , ga ada orang, ga ada penyu.
Oh ada sih penyu nya, ini

Hueheuheheheuaheu
 Karena zonk Yoko mulai bosen, akhirnya dia ngambil tindakan

Pertamakalinya selfie dalam hidup Yoko

wajah badmood Yoko

#yaudalaya
Setelah itu kita langsung menuju ke G-Land. Ternyata kalo mau ke G-Land kita harus sewa pick up dan itu lumayan mahal kalo cuma berempat huahua dan jalan alternatifnya adalah jalan 9km. Pilih mana? Kita pilih ke Pantai Pancur aja daripada zonk lagi gyagyagya .
Pantai Pancur punya pancuran kecil dan airnya mengalir langsung ke lautnya, disana banyak bebatuan licin juga bentuknya kayak batu-batu di Pantai Gerajakan.





Hoahm. #yaudalaya

hehe.

Wawa Yasaruna's

5.5.14

Hidden Treasure in Pacitan (Banyutibo Beach)

Selamat datang bulan Mei, saya mau melanjutkan sharing perjalanan saya di pacitan kemarin, ceritanya ini episode yang bersambung.

Pacitan, kota di pojokan jawa timur sukses bikin saya cukup melongo dengan keindahan pantai-pantainya yang punya ombak ganazh. Sebelumnya saya udah share perjalanan saya ke Pantai Klayar, sekarang saya mau share perjalanan saya ke Pantai Banyutibo yang rupanya belum banyak orang yang tau menahu *kibash rambut*
Kalo Banyutibo sendiri itu air terjun yang langsung lepas ke laut, dan istihimehewaan dari banyutibo ini ke-toscaan-nya dan bertemunya dua ombak membentuk sesuatu yang bisa bunyi SPLASHH!
istimewa..........................



wiwiwiiiiiiii

om partner

Medina Kamil

Banyutibo dari sisi lain
 Setelah lihat-lihat Banyutibo dari atas saya memutuskan buat turun, ada tangganya kok tapi hati-hati ya nanti nggeblak




Dat Banyutibo


SPLASH!

udah naik


Muara sebelum banyu nya jatuh ke pantai
Setelah dari Banyutibo kita berdua memutuskan buat segera balik ke terminal. Ternyata harus nunggu sampe jam 3 bisnya, alhasil saya minta buat makan dulu soalnya lapeeeeeer banget. Baru se suapan ternyata bis nya udah berangkat, dan ketika balik ke terminal ternya itu bis terakhir, ooooooooooooooooooooooooooke the journey almost done.Akhirnya kita ngangkot buat ngejar bis itu, dan ternyata duit kita berdua cuma cukup sampe Surabaya doang huahahaahahahahahahahahahahahahahaha.

Well it's not about the destination, it's about the journey :)

hehe.

Wawa Yasaruna's