15.4.18

One Day in : Solo

Memang Kota Solo tidak sepadat Yogyakarta dari sisi pariwisatanya, namun Ibu Kota Jawa Tengah ini kaya banget akan heritage dan hal-hal berbau sejarah lainnya. Menuju ke kota batik ini bisa pakai bis maupun kereta, mana sekarang terminalnya bagus bangeeet, era Bapak Jokowi menjadi walikota Solo dibenahi habis-habisan. Saya merasakan kok perubahannya yang sangat signifikan, dulu terminalnya bener-bener kumuh bahkan gak jarang tikus segede-gede kucing seliweran dan sekarang udah rapih ala-ala bandara gitu hehe.

Kalau untuk transportasi umum sudah difasilitasi pemerintahan setempat dengan Batik Solo Trans (BTS) dan juga angkot, tapi kalo gamau ribet sekarang udah marak ojek online untuk opsi alternatif lain.

Rekomendasi Wawa untuk seharian di Solo ada apa aja ?

Keraton Solo

Meskipun sudah klise tapi jangan sampai melewatkan Keraton karena masih lestari dan berfungsi sampai sekarang, selain itu dengan mengunjungi kawasan ini kita jadi turut mengakui heritage nya Indonesia khususnya daerah Jawa. Cocok juga untuk wisatawan yang sekedar pingin foto-foto lucyu. Btw saya terakhir kesana tahun 2013 heheeeee.....

sisa-sisa foto yang ada heuu

Si Kondang Bukit Meresse

Saya pribadi sebenarnya tidak terlalu suka mengunjungi tempat-tempat yang klise, namun Bukit Meresse atau Bukit Merisik jangan sampai dilewatkan kalau lagi berkunjung ke Lombok. Dari hal-hal yang berbau budgedting sampai tips akomodasi yang bisa kalian telisik di sini, kali ini saya mau share tentang interpretasi sebuah kawasan yang sempurna yaitu Tanjung Aan dan Bukit Meresse.

Letak nya di Lombok Tengah dan memang berdekatan dengan kawasan-kawasan wellknown lainnya, tapi saya gatau juga gimana caranya bukit ini membius saya. Sering banget keluar di blog-blog maupun explore Instagram. tapi tetep jadi tujuan utama saya ketika ke Lombok.

Tanjung Aan